Upaya Bangkitkan Ekonomi lewat Warkop Digital

Upaya Bangkitkan Ekonomi lewat Warkop Digital
Gana Buana | Ekonomi   Dok. Pribadi
A A A

Banda Aceh, acehnews.id -- Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Bencoolen Coffee meluncurkan program Warkop Digital untuk pelaku UMKM. Program tersebut merupakan cara pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital dan internet dalam pengembangan potensi desa, pemasaran, percepatan akses, serta pembukaan lapangan pekerjaan bagi pelaku usaha mikro.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan, Warkop Digital merupakan implementasi untuk melanjutkan program stimulus Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN).

Ia berharap anak muda Bengkulu siap membangun warung kopi kecil ditingkat desa agar bisa mempromosikan Kopi Bengkulu sekaligus membuka peluang kemudahan untuk bekerjasama dengan usaha lokal.

"Pemerintah sudah menyiapkan beberapa program yang menggerakkan ekonomi mikro secara digital pada tahun ini. Namun, impelentasi di lapangan cukup menyulitkan karena kurangnya literasi digital," ungkap Rohidin dalam keterangan resmi yang diterima, Kamis 11 Februari 2021.

Ia mengatakan, sebagai solusi, pemerintah meneken nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Warkop Digital Indonesia dengan University of Dehasen Bengkulu (UNIVED) untuk pendampingan dan pengembangan edukasi.

Menurutnya, Warkop Digital tidak hanya mempromosikan kopi Bengkulu, melainkan menjadi hub kreatif hub untuk mengembangkan usaha di desa desa dengan memanfaatkan teknologi internet.

"Masyarakat desa akan diedukasi mengenai layanan transaksi nontunai atau digital dalam pembayar listrik, pulsa, pajak, PDAM/Gas multifinance dan transfer uang melalui PPOB dan QRIS di Warung Kopi Digital," jelasnya.

Direktur Operasional CBIN (Bencoolen Coffee) Firdaus, mengataka, saat pandemi banyak orang yang kesulitan mengakses internet terutama di desa. Maka, dengan Warkop Digital ini dunia terbuka lebar meski dari desa.

"Karena selain menyediakan kopi, warkop ini juga sebagai pusat pelatihan wirausaha bagi pemuda didesa, CBIN juga memberikan program pelatihan secara daring pada saat pandemi terjadi," jelasnya.

Sehingga, lanjut dia, selain bisa belajar menyeduh kopi, konsumen ataupun pemuda desa juga bisa melakukan berbagai macam kegiatan termasuk membayar listrik dan membayar pembelanjaan secara non tunai melakukan program QRIS.

Keunggulan lainnya dari Warkop Digital ini, juga sebagai tempat sekolah bagi para wirausaha baru."Selain di warkop ini juga disediakan alat seduh kopi layaknya coffeeshop, warkop ini juga memiliki fasilitas internet dan layar televisi yang bisa digunakan saat akan ada pelatihan secara daring," jelas Firdaus.

Firdaus menambahkan, selain diberikan paket alat kopi, pihaknya juga memberikan paket internet secara lengkap termasuk layar televisi sebagai monitor di Warkop Digital ini agar konsumen juga mendapatkan hal yang berbeda dari warkop biasanya.

Acara peluncuran Warkop Digital didukung forum BUMDES Indonesia, mitra Warkop Digital yang tersebar diseluruh Indonesia (Jakarta, Jawa Tengah, Pesawaran, Kalimantan sampai Papua), Bencoolen Coffee Malaysia, perwakilan provider telekomunikasi dan vendor IT, serta perwakilan Asosiasi Fintech Indonesia.[]

Komentar

  Loading...