Pembukaan Lahan di Tiga Kabupaten ini Sebabkan Konflik Gajah dengan Manusia

Pembukaan Lahan di Tiga Kabupaten ini Sebabkan Konflik Gajah dengan ManusiaFoto: Moeslimchoice.com
Konflik gajah liar dengan manusia di Aceh
A A A

Banda Aceh, acehnews.id -- Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh menyatakan konflik gajah dengan masyarakat yang terjadi di Kabupaten Aceh Jaya, Nagan Raya dan Aceh Barat disebabkan pembukaan lahan.

"Penyebab konflik gajah dengan manusia ini akibat pembukaan lahan kebun yang semakin hari semakin banyak (luas),” kata Kepala BKSDA Wilayah II Meulaboh Zulkarnen, Jumat 28 Agustus 2020.

Menurutnya, lahan milik masyarakat selama ini dirusak habitat gajah merupakan lahan yang menjadi lokasi pencarian sumber makanan gajah.

Tidak hanya itu, tanaman yang menjadi sasaran satwa gajah seperti kelapa sawit, pohon pisang, serta pohon kelapa.

"Tanaman pohon kelapa sawit, pisang dan kelapa adalah makanan gajah. Jadi, wajar saja jika ketiga jenis tanaman ini menjadi sasaran gajah, karena ini merupakan sumber makanan mereka," jelas Zulkarnen seperti dilansir dari Antara.

Untuk itu, ia berharap ke depan masyarakat agar tidak melakukan pembukaan lahan kebun di kawasan yang selama ini kerap dilintasi gajah, karena dikhawatirkan akan menjadi sasaran habitat gajah untuk mencari makanan.

Cara untuk menghentikan gangguan gajah, dengan tidak membuka lahan kebun yang berada di kawasan pinggir hutan atau kawanan habitat gajah mencari sumber makanan.

Selain itu, salah satu cara untuk mengatasi gangguan gajah di pemukiman masyarakat, hanya bisa dilakukan penanganannya menggunakan mercon (petasan) agar satwa liar yang dilindungi tersebut tidak lagi merusak lahan perkebunan dan pertanian milik masyarakat di daerah ini.[]

Komentar

  Loading...