Pasokan Smartphone RI Diklaim Aman Meski Stok Chip Langka

Pasokan Smartphone RI Diklaim Aman Meski Stok Chip Langka
Ilustrasi chip ponse. (dok. LG Innotek)
A A A

Jakarta, acehnews.id -- Sejumlah vendor ponsel di Indonesia menjelaskan isu langkanya ketersediaan chip semikonduktor, yang dianggap dapat berpengaruh pada produksi dan pasokan ponsel di Indonesia.

Aryo Meidianto Public Relations Manager OPPO Indonesia mengatakan terbatasnya ketersediaan chip yang menjadi inti dari produksi ponsel, tidak memiliki pengaruh besar pada pasokan ponsel perusahaannya.

Ia mengatakan Oppo belum menemukan masalah kelangkaan chipset. Hingga kini pihaknya juga tidak mendapat laporan terkait kelangkaan pasokan ponsel.

"Kami belum mendapat laporan kelangkaan stock sama sekali. Masih dalam tahap aman produksi masih berjalan," ujar Aryo kepada CNNIndonesia.com melalui pesan teks, Selasa (25/5).


Senada dengan Oppo, salah satu vendor ponsel asal China, Xiaomi juga mengklaim tidak terpengaruh dengan langkanya pasokan Chipset. Head of Public Relations ‎Xiaomi Indonesia Stephanie Sicilia mengatakan hingga kini Xiaomi tidak ada gangguan pasokan ponsel.

"Sejauh ini tidak ada gangguan [produksi dan pasokan]," ujar Stephanie kepada CNNIndonesia.com, Selasa (25/5).

Ia menjelaskan kelangkaan chip merupakan fenomena yang terjadi secara global, dan berdampak kepada seluruh industri yang bergantung pada chip.

Hal itu, kata dia, dikarenakan tumbuhnya permintaan dari industri otomotif, yang menyebabkan produsen chip membutuhkan waktu untuk memenuhi permintaan dari pasar sehingga terjadi kelangkaan.

"Xiaomi tentu akan memprioritaskan Mi Fans di Indonesia dengan menghadirkan produk dengan teknologi terkini dalam volume yang cukup bagi pengguna," pungkasnya.

Edy Kusuma, Senior Brand Director Vivo Indonesia mengakui adanya isu kelangkaan chipset yang mempengaruhi berbagai industri, salah satunya industri smartphone. Meski demikian, saat ini pihaknya masih terus berusaha memenuhi kebutuhan permintaan ponsel kepada seluruh konsumennya.

"Vivo menyadari bahwa isu kelangkaan chipset ini mempengaruhi berbagai industri, termasuk industri smartphone. Saat ini, kami masih terus berusaha memenuhi kebutuhan konsumen akan smartphone vivo berbagai seri," ujar Edy kepada CNNIndonesia.com, Selasa (25/5).

Lebih lanjut ia berharap adanya solusi positif dari isu langkanya chipset, agar tetap dapat memenuhi permintaan konsumen serta tidak menghambat rantai pasokan komponen ponsel pintar.

Sebelumnya kelangkaan produksi chip dilaporkan berimbas pada berbagai lini, salah satunya yakni produksi ponsel. Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, Apple dikatakan harus membatasi penjualan iPhone lantaran kurangnya ketersediaan komponen chipset.

Langkanya chip yang kerap digunakan dalam pengoperasian komputasi hingga mobil itu membuat produsen kelimpungan dalam mencari bahan baku produksi. Pembuat chip yang di Asia bergegas memperbanyak produksi untuk menyuplai permintaan global yang kian naik.

Langkanya ketersediaan chip diduga seiring dengan peningkatan konsumsi pengguna yang naik saat karantina di awal pandemi Covid-19 tahun lalu. Di sisi lain, produksi turun akibat pembatasan sosial di pabrik.

Hal ini diperkeruh dengan sanksi yang dilayangkan pemerintah Amerika Serikat terhadap pabrikan chip asal China. Pabrik pembuat chip berukuran delapan inci yang dimiliki oleh perusahaan Asia dilaporkan mengalami kesulitan karena kurangnya investasi dalam beberapa tahun terakhir.[]

Komentar

  Loading...