Optimis Ekonomi Pulih di 2021, Pemerintah Lanjutkan BLT

Optimis Ekonomi Pulih di 2021, Pemerintah Lanjutkan BLT
Ilustrasi UMKM. (Foto: CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono)
A A A

Jakarta, acehnews.id -- Perekonomian Indonesia mulai menunjukkan sinyal positif. Pada 2021, kebangkitan ekonomi diprediksi mencapai lebih dari 5 persen. Untuk itu, pemerintah memberi stimulus berupa berbagai paket yang memudahkan dan mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bertahan, sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat.

Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM Eddy Satriya mengatakan, pemulihan ekonomi terlihat dari sejumlah survei yang dilakukan setelah Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro 2020 turun.

"Bantuan tersebut membuat usaha mikro mendapat tambahan modal untuk berusaha. Perbaikan juga terjadi di sisi daya beli masyarakat melalui beberapa paket kebijakan pemerintah," paparnya dalam Dialog Produktif bertema "Menuju Sembuh, Ekonomi Tumbuh" yang diselenggarakan KPCPEN dan disiarkan FMB9ID_IKP, Rabu 24 Maret 2021.

Menurut pengamat ekonomi Piter Abdullah, pertumbuhan ekonomi dinilai positif tidak hanya dari satu sudut pandang, melainkan juga dari dampak program-program pemerintah pada ketahanan dunia usaha dan masyarakat. Ia mendorong agar semua elemen masyarakat terus bergotong royong mencapai kondisi ideal bagi pertumbuhan ekonomi.

Financial planner Aidil Akbar menyatakan hal senada. Dengan kebijakan pemerintah yang sudah berjalan, kini yang perlu digenjot adalah daya beli masyarakat melalui pemenuhan faktor keamanan.

"Kondisi saat ini masih banyak kelompok masyarakat kelas menengah ke atas yang menahan konsumsi karena dua hal, belum merasa aman secara kesehatan maupun secara finansial," kata Aidil.

Lebih lanjut, Eddy menambahkan bahwa pihaknya akan mengadakan Bantuan Langsung Tunai UMKM yang menerima pendaftar lama dan pendaftar baru. Bantuan ini diharapkan berguna untuk melanjutkan usaha UMKM.

"Kita usahakan tetap memaksimalkan bantuan-bantuan yang ditujukan UMKM agar cepat pencairannya. Kita perlu mentransformasi usaha-usaha informal masyarakat menjadi usaha formal. Karena inilah yang akan membuka lapangan usaha baru dan menciptakan permintaan," ujar Eddy.[]

Sumber:CNN Indonesia

Komentar

  Loading...