Mengubah Batok Kelapa Menjadi Arang, Zuliansyah Kumpulkan Rupiah di Tengah Kepulan Asap

Mengubah Batok Kelapa Menjadi Arang, Zuliansyah Kumpulkan Rupiah di Tengah Kepulan Asap
A A A

Suka Makmue, acehnews.id -- Tumpukan karung besar yang berisikan batok atau tempurung kelapa terlihat tersusun rapi. Tampak beberapa orang sedang sibuk mengeluarkan batok kelapa dari karung kemudian memasukkan ke dalam drum.

Adi Zuliansyah (31), pemuda asal Gampong Kubang Gajah, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya mengubah arang batok kelapa menjadi arang.

Tiga bulan lalu, Zuliansyah mulai menekuni memproduksi arang batok kelapa, setiap bulan mampu menghasilkan 6 ton arang batok kelapa yang selanjutnya dikirim ke Medan, Sumatera utara.

Menurutnya, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang ia tekuni bersama adiknya memiliki omset sembilan juta rupiah setiap bulannya.

"Bahan baku batok kelapa kami beli dari masyarakat Rp 15.000 per karung seberat 20 kilogram. Sebulan dapat 200 karung," ujar Zuliansyah, Sabtu 20 Maret 2021.

Proses pembakaran arang batok kelapa dilakukan di dalam drum yang dijadikan tungku api. Memang butuh kesabaran dan ketekunan dalam memproduksi arang batok kelapa.

Dari internet ia mengaku mengetahui bahwa bisnis arang memiliki prospek yang baik, dan berbekal Rp 10 juta ia pun memulai bisnis ini bersama adiknya.

Arang produksi Zuliansyah ini dikirimkan ke Medan yang dibeli oleh salah satu pengusaha briket dengan harga Rp 5000 per kilogram.

Dari bermandi keringat sampai merasakan pedihnya mata. Kerja keras Zuliansyah tak pernah sia-sia.

Dari usaha arang batok kelapa tersebut dia mampu membiayai adik perempuannya yang sedang melanjutkan pendidikannya di salah satu universitas di Banda Aceh.

"Alhamdulillah dari usaha arang ini mampu menopang ekonomi keluarga, dan membantu biaya pendidikan adik kami," tutur Zuliansyah.[]

Komentar

  Loading...