Live Streaming Gerhana Bulan 26 Mei, Cek Link di Sini!

Live Streaming Gerhana Bulan 26 Mei, Cek Link di Sini!
Foto: Foto kombinasi gerhana bulan total dari Los Angeles (AP Photo/Ringo H.W. Chiu)
A A A

Jakarta, acehnews.id - Malam ini akan terjadi peristiwa langka yang hanya bisa disaksikan setiap 195 tahun sekali.

Fenomena ini menurut Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) adalah Gerhana Bulan Total yang beriringan dengan Hari Raya Waisak dalam seabad terakhir pernah terjadi pada 24 Mei 1910, 14 Mei 1938, 14 Mei 1957, 25 Mei 1975 dan 16 Mei 2003.

Bagi yang ingin menyaksikan fenomena langka tersebut, bisa menyaksikannya secara streaming melalui laman resmi BMKB yaitu https://www.bmkg.go.id/gerhana/. Live Streaming ini akan merekam bagaimana gerhana bulan tersebut terjadi.

Live streaming tersebut akan menampilkan gerhana bulan di beberapa kota di Indonesia. Antara lain Malang, Yogyakarta hingga kota di ujung Timur Indonesia yaitu Sorong dan Ternate.

Sebelumnya, Peneliti Pusat Sains Antariksa (Pussainsa) LAPAN Andi Pangerang mengungkapkan Gerhana Bulan Total 26 Mei 2021 sangat spesial karena gerhana Bulan kali ini beriringan dengan terjadi Perige, ketika bulan di jarak terdekatnya dengan Bumi.

Puncak gerhana terjadi pada pukul 18.18.43 (WIB), 19.18.43 (WITA), 20.18.43 (WIT) dengan jarak 357.316 kilometer dari Bumi. Oleh karenanya, gerhana Bulan kali ini juga dapat disebut sebagai Bulan Merah Super.

"Gerhana Bulan Total dapat disaksikan di seluruh Indonesia dari arah Timur-Tenggara (hingga Tenggara untuk Indonesia bagian Timur) tanpa menggunakan alat bantu optik apapun. Gerhana Bulan Total kali ini terletak di dekat konstelasi Scorpius," tulis Andi Pangerang.

Sebelumnya, Peneliti Pusat Sains Antariksa (Pussainsa) LAPAN Andi Pangerang mengungkapkan Gerhana Bulan Total 26 Mei 2021 sangat spesial karena gerhana Bulan kali ini beriringan dengan terjadi Perige, ketika bulan di jarak terdekatnya dengan Bumi.

Puncak gerhana terjadi pada pukul 18.18.43 (WIB), 19.18.43 (WITA), 20.18.43 (WIT) dengan jarak 357.316 kilometer dari Bumi. Oleh karenanya, gerhana Bulan kali ini juga dapat disebut sebagai Bulan Merah Super.

"Gerhana Bulan Total dapat disaksikan di seluruh Indonesia dari arah Timur-Tenggara (hingga Tenggara untuk Indonesia bagian Timur) tanpa menggunakan alat bantu optik apapun. Gerhana Bulan Total kali ini terletak di dekat konstelasi Scorpius," tulis Andi Pangerang.[]

Komentar

  Loading...