Kondisi Pandemi, Satgas Covid-19 Gampong di Bireuen Diminta Sigap

Kondisi Pandemi, Satgas Covid-19 Gampong di Bireuen Diminta Sigap
Tim Satgas Covid-19 dari Kabupaten Bireuen sedang mempraktekan tata cara pemakaian APD dan penanganan korban covid-19 kepada peserta pelatihan dari gampong
A A A

Bireuen, acehnews.id -- Setelah mendapatkan edukasi dan pembekalan tentang tata cara penanganan Covid-19, seluruh tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Gampong di Bireuen diminta agar mampu menjalankan tugas secara maksimal.

Ketua Fraksi Juang Bersama DPRK Bireuen, Zulfikar SE, Minggu 30 Mei 2021 mengatakan, Satgas gampong diharapkan lebih sigap dalam pencegahan, penanganan serta pengendalian kasus Covid-19 di gampong masing-masing, guna mendukung upaya untuk mengakhiri kondisi pandemi segera berlalu.

Dia mengatakan bahwa edukasi Satgas Covid-19 yang saat ini sedang berlangsung hingga beberapa hari ke depan, dinilai sangat bermanfaat untuk perjuangan bersama dalam penanganan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Satgas Covid-19 Gampong, agar benar-benar dapat mengikuti pelatihan dan edukasi ini secara serius, sehingga memiliki skill untuk menangani situasi di desa masing-masing. Apabila ada temuan kasus, maka secepat mungkin melapor ke tim Satgas Kabupaten, sehingga mendapat back up serta penanganan yang tepat," ujar Zulfikar.

Menurut anggota Komisi III DPRK Bireuen yang membidangi kesehatan ini, seluruh tim Satgas Covid-19 harus selalu sigap dan dapat memberi respon cepat, baik dalam mengedukasi masyarakat maupun bertindak menangani situasi kasus Covid-19 di lingkungan sekitarnya.

Pendapat serupa diutarakan oleh salah seorang warga Gampong Paya Meuneng Kecamatan Peusangan, Iskandar (36). Menurut dia, semua pihak harus ikut mendukung pelatihan Satgas Covid-19. Ia pun berharap, jangan lagi ada pihak-pihak yang berusaha menghambat proses penanganan dan pengendalian Covid-19 di Bireuen dengan memunculkan isu-isu negatif seputar kegiatan edukasi tersebut.

Disebutkan Iskandar, para pemateri merupakan tim Satgas Covid-19 kabupaten dan provinsi Aceh, yang notabene lebih faham dalam tindakan pengendalian dan penanganan covid-19, sehingga kegiatan ini perlu mendapat dukungan semua kalangan.

"Penanganan Covid-19 ini merupakan bagian dari Jihad, karena bertujuan untuk menjaga dan melindungi umat dari ancaman wabah penyakit. Kita harus mendukung usaha memproteksi penyebaran Covid-19, termasuk edukasi tim Satgas Gampong agar menghindari munculnya cluster-cluster baru Covid-19 di Kabupaten Bireuen," ujar Iskandar.

Ditandaskan oleh Tuih sapaan akrab Iskandar, dengan memunculkan isu-isu negatif seputar kegiatan edukasi itu, secara tidak langsung mematahkan semangat masyarakat di Kabupaten Bireuen, dalam menangani pandemi Covid-19 yang semakin meningkat dan mengkhawatirkan, akibat ancaman gangguan kesehatan serius ini.

Mengingat laju peningkatan kasus pada bulan Ramadhan dan setelah hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah semakin meningkat, hal ini tentunya hal yang sangat menghawatirkan. Jika menilik pada penganan di negri jiran Malaysia yang menerapkan Lockdown, seyogyanya hal itu tidak terlalu terjadi di tempat kita.

"Pelatihan ini merupakan bagian untuk mengakhiri kondisi penyebaran Covid-19 di Bireuen yang semakin meningkat pasca lebaran. Mengingat upaya pemerintah dalam melindungi masyarakat, dari ancaman gangguan kesehatan serius ini, maka sepatutnya seluruh desa ikut berperan langsung dalam menangani dan mengendalikan kondisi penyebaran Covid-19," demikian ujar Tuih.[]

Komentar

  Loading...