Ketua GMP Aceh Tawarkan Solusi Aceh Hebat

Ketua GMP Aceh Tawarkan Solusi Aceh Hebat
Ketua Generasi Muda Persatuan (GMP) Provinsi Aceh, Iqbal, ST MT
A A A

Banda Aceh, acehnews.id – Ketua Generasi Muda Persatuan (GMP) Provinsi Aceh Iqbal menawarkan solusi untuk mewujudkan Aceh Hebat yang menjadi program Pemerintah Aceh. Banda Aceh Rabu, 9 September 2020.

Menurut Iqbal solusi pertama adalah memperkenalkan dan memberikan pemahaman ilmu pengetahuan dengan benar kepada siapa saja khususnya generasi muda.

“Ilmu tidak cukup hanya dengan diperkenalkan saja, tetapi kita semua punya tanggungjawab bersama untuk mau dan bisa memberikan pemahaman kepada siapa saja,” katanya usai mengikuti acara Komunikasi Sosial Cegah Tangkal Radikalisme di Makodam Iskandar Muda dengan topik

Kegiatan dengan tema merawat kebhinneka untuk tangkal radikalisme dalam bingkai NKRI dan membantu penanganan wabah covid-19 itu diselengarakan pihak Kodam Iskandar Muda.

Acara yang membahas kajian terkait intoleransi, radikalisme dan cara pencegahan teroris itu menghadirkan pemateri dari Mapolda Aceh dan FKPT Aceh, sementara itu peserta yang hadir mewakili unsur Dewan Kesenian Aceh, RRI, Akademisi dan beberapa lembaga lainnya.

Iqbal, yang juga Akademisi dari Abulyatama tersebut menilai dalam hal pencegahan radikalisme khususnya di Aceh, harus segera dihilangkanya kesenjangan sosial.

“Kesenjangan sosial sebagai pemicu munculnya  pemahaman radikalisme, makanya pemerintah di Aceh sampai ke kabupaten/kota harus mau dan juga bisa  menghilangkan kesenjangan sosial khusus diseluruh polosok Aceh.” Katanya lagi.

Selain itu, menurutnya pemahaman radikal berkembang di Aceh disebabkan tingkat pendidikan yang masih minim.

“Baik ilmu umum maupun ilmu agama, harus merata. Kalau kedua bidang ilmu sudah bisa difahami tentunya cara berpikir sudah pasti positif, hatinya semakin kuat untuk berperilaku baik dan tidak terpengaruh terhadap pemahaman radikalisme maupun terorisme dan separatisme. tentunya  semua pemuda dan masyarakat tidak akan goyah untuk terus menjunjung bhinneka tunggal ika, seperti dalam lagu pada mu negeri,” tegas Iqbal.

Kepada pengambilan kebijakan di Aceh, Ia berpesan agar merangkul media, karena media menurutnya merupakan perantara antara pemerintahan dengan masyarakat.

“Sekarang harus dimulai dengan keterbukaan dan dengan semua pihak dalam menjalankan sosialisasi dan pencegahan terhadap covid-19. Kalau pemerintah sudah melakukan semua itu, masyarakat sudah pasti akan terus  mendukung dan memberikan dukungan dan kepercayaan kepada pemerintah pihak pemerintah, tentunya pemerintah akan tenang dan nyaman dalam menjalankan program dan tugas-tugas dengan baik,” katanya lagi.[]

Komentar

  Loading...