Jamal Kashoggi Diusulkan Jadi Nama Jalan di AS

Jamal Kashoggi Diusulkan Jadi Nama Jalan di AS
jalan khashoggi. ©AFP
A A A

Acehnews.id -- Nama mendiang wartawan The Washington Post, Jamal Kashoggi bakal diabadikan menjadi salah satu nama jalan di Washington D.C., AS.

Uniknya, lokasi yang dipilih tepat di jalan yang melintasi  depan gedung Kedutaan Besar Arab Saudi di Ibu Kota Negara Paman Sam itu.

Lokasi kedubes Arab Saudi sendiri berada di blok New Hampshire Avenue NW dan diantara F Street dan Virginia Avenue.

Rencana penabalan nama Kashoggi, wartawan berkebangsaan Arab Saudi yang dibunuh oleh sejumlah pelaku yang diduga memiliki hubungan dengan Pangeran Mahkota Arab Saudi Mohammed Bin Salman di gedung konsulat Arab Saudi di Istanbul Turki pada 2018 silam diulas dalam editorial The Washington Post  (The Post’s View)  edisi 15 Januari 2021. U

sulan itu  dikemukakan oleh salah seorang Anggota Washington DC Council Member, lembaga pengambilan keputusan untuk pemerintah lokal Washington, Brooke Pinto.

Usulan Pinto itu sebagai wujud perjuangan untuk melindungi pekerja pers yang juga menjadi sasaran tindak kekerasan dalam aksi protes oleh pendukung Presiden Donald Trump di Gedung Capitol pada 4 Januari silam.

Dalam pernyataannya yang dikutip The Post, sebutan lain untuk koran tersebut, Pinto menegaskan “dengan memberikan sinar untuk menerangi Arab Saudi dan mencari kebenaran, dia (Kashoggi) rela mengorbankan kebebasannya dan hidupnya. Wartawan di seluruh dunia dan juga di Amerika juga mengalami ancaman yang sama setiap hari. Kita tidak boleh membiarkan orang yang telah mengintimidasi para jurnalis, bisa hidup dengan sukses. Karena jika jurnalisme terancam, maka kebebasan dan demokrasi juga berada dalam ancaman,” kata Pinto.

The Post juga optimis pelantikan Joe Biden akan membawa harapan untuk memberikan penghargaan kepada figure Jama Kashoggi dalam wujud yang lebih substansi. Biden dan para kandidat pejabat yang telah dipilihnya secaraterbuka menyebutkan tentang tindakan amoral yang dilakukan Pangeran Mahkota MBS terhadap Jamal Kashoggi.

Biden dan kabinetna bisa mengubah orientasi hubungan luar negeri dengan Arab Saudi dengan satu kebijakan yang jelas, bahwa tidak ada hubungan yang sehat dan normal dengan kerajaan itu sebelum semua pelaku kejahatan terhadap Jamal Kashoggi ditindak secara hokum, membebaskan aktivis perempuan dan mereka yang disiksa sekalipun melakukan aksi secara damai, dan menghentikan penyanderaan terhadao keluarga kerahjaan arabsaidu yang membangkang, dan melakukan gencatan senjata di Yaman.

Kebijakan ini dinilai sejalan dengan nilai-nilai global dan Amerika yang menghargai hak azasi manusia dan menghargai kemanusiaan.

Di bagian penutup, The Post melengkapi editorialnya dengan kalimat satir, bahwa pejabat kedubes Arab Saudi di DC akan bangga untuk mengatakan bahwa mereka setiap hari berangkat tugas ke kantor mereka di  Jalan Jamal Kashoggi.

Sempat Terkendala Aturan

Pengusulan nama mantan wartawan The Post itu sebagai nama jalan di Washington DC bukanlah hal baru.

Pada tahun 2018, sejumlah kelompok sipil di AS pernah mengajukan hal yang sama sempat melakukan voting untuk usulan tersebut.

Tetapi  usulan itu tak berhasil diwujudkan, karena terhalang dengan ketentuan setempat yang mengatur tentang penabalan nama seseorang yang masih hidup atau sudah mati.

Khususnya bagi figure yang sudah mendiang, baru bisa disetujui menjadi nama jalan jika kematiannya sudah  melebih dari dua tahun. Seperti dilansir situs dcist.com (29 November 2018) mengutip salah seorang anggota Council Jack Evans sesuai bertemu dengan Ketua Council Phil Mendelson, meskipun usulan itu mendapat dukungan dari Advisory Neigbourhood Comission (ANC) namun draft rancangannya tidak dapat dibahas di Whasington D.C.  Council Member, karena terbentur aturan hukum. 

“Aturan hukum tentang penamaan jalan ini tidak ada pengeculian,”tutur Evans ketika itu.[]

Komentar

  Loading...