Harap Tak Terjadi Kekosongan Kursi, Ketua DPRK Minta PKB Segera Kirim Nama Pengganti

Harap Tak Terjadi Kekosongan Kursi, Ketua DPRK Minta PKB Segera Kirim Nama Penggantiacehnews.id|Safri
Ketua DPRK Bireuen, Rusydi Mukhtar S.Sos
A A A

Bireuen, acehnews.id -- Satu Kursi DPRK Bireuen saat ini masih mengalami kekosongan setelah Usman dipecat dari keanggotaan partai dan dicabut keanggotaan dewan di lembaga legislatif Kabupaten Bireuen.

Pun demikian DPRK Bireuen sudah mengambil keputusan dan sidang paripurna alat kelengkapan dewan menggantikan posisi anggota Badan Anggaran yang dijabat Usman kepada Muddasir dari atau dikenal dengan panggilan Keuchik Odon dari Fraksi Juang Bersama.

Keputusan itu diambil berdasarkan surat pemecatan dan surat pemberitahuan akan dilakukan Penggantian Antar Waktu (PAW). Menyusul pula kedua surat yang dilayangkan oleh DPW PKB Aceh, DPRK Bireuen sudah menghentikan pembayaran gaji terhadap Usman, karena yang bersangkutan bermasalah dengan negara yakni terlibat pidana narkotika.

Hal itu disampaikan Ketua DPRK Bireuen, Rusydi Mukhtar S.Sos, kepada wartawan dengan mengatakan bahwa sudah melakukan telaah hukum untuk menindaklanjuti surat yang diterima pihaknya beberapa waktu yang lalu.

"Surat Pemecatan sudah kami terima pada 4 Mei 2021, surat pemecatan dan surat pemberitahuan PAW, cuma nama pengganti tidak dikirim, sudah saya arahkan untuk dilakukan telaah hukum untuk ditindaklanjuti. Berdasarkan surat pemecatan dari partai itu kan sekwan menghentikan pembayaran gaji, karena yang bersangkutan bermasalah dengan negara," sebut Rusyidi Mukhtar.

Terhambatnya proses penggantian menurut Ketua Rusydi bukan di lembaga yang dia pimpin, namun pada partai dikarena tidak mengirimkan nama pengganti untuk dilakukan proses selanjutnya sesuai dengan aturan perudang udangan untuk mekanisme PAW

"DPRK kan tidak bisa bergerak juga, Seharusnya, kemaren surat langsung saja, pemecatan dan usulan PAW dan mengirimkan nama pengganti. Karena secara lembaga kita mengalami kerugian juga, karena kekosongan, secara SK ada 40 dewan, tapi hari ini tinggal 39 dewan, bagi partai itu kan rugi juga," terangnya.

Rusydi juga menjelaskan kekosongan terjadi semanjak Usman ditetapkan menjadi tersangka terlibat dalam tidak pidana Narkotika. Begitu pula lamban proses PAW menurut dia terjadi di partai, karena tidak mengirimkan nama pengganti.

"Kosong sejak saudara Usman mulai diberhentikan oleh partai dan surat sudah kami terima, namun hanya menyebut dipecat dan satu surat lagi hanya pemberitahuan akan dilakukan PAW tanpa menyebut siapa yang nama pengganti, tertulis sedang proses di internal partai. Seharusnya kan harus disebut siapa nama pengganti, seharus kalau pemberitahuan itu jangan disebut pemberhentian antar waktu," terang Ceulangik, panggilan akrab Rusydi Mukthar.

Ia pun berharap kepada PKB untuk segera mengirimkan nama pengganti, suapaya tidak terjadi kekosongan satu kursi dengan waktu yang lama di DPRK Bireuen. Begitu pula agar ada keterwakilan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dari dapil yang diwakili.

"Harapan sebagai pimpinan DPRK yang pertama kepada partai terkait untuk sesegera mungkin mengirimkan nama pengganti," pintanya.

Sebelumnya diberitakan DPRK Bireuen menerima surat pemberhentian Usman sebagai anggota partai dan keanggotaan di dewan diterima Sekretaris Dewan setempat pada 4 Mei 2021.

Adapun surat tersebut dengan Nomor 110/DPW-11/02/IV/2021, Perihal Pemberitahuan Pemberhentian dan Penggantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPRK Bireuen Usman Sulaiman yang ditandatangani oleh Ketua DPW PKB Aceh, H. Irmawan S.Sos, MM dan Sekretaris Munawar S.Sos.I M.Si tertanggal 20 April 2021 di Banda Aceh, yang tembusan disampaikan kepada Bupati Bireuen, KIP Bireuen, Panwaslu Bireuen. Surat yang dikeluarkan DPW PKB Aceh tersebut berdasarkan Keputusan DPP PKB 6734/DPP/01/III/2021 pada 31 Maret 2021 tentang pemberhentian Usman Sulaiman dari Keanggotaan PKB yang menyatakan :

1. Segala hak dan tanggung jawab sebagai anggota partai dan jabatan yang melekat pada Usman Sulaiman dicabut termasuk hak sebagai anggota DPRK dari PKB.

2. Kami akan melakukan proses penggantian Antar Waktu (PAW) atas nama Usman Sulaiman di DPRK Bireuen sesuai Perundang Undangan yang berlaku.

3. Untuk PAW atas Nama Usman Sulaiman sedang proses internal dan akan segera diajukan kepada pihak terkait.

Komentar

  Loading...