Gerakan Akar Rumput PKB dan Nasdem

Ditulis Oleh: Raihan Abed (Opini ini telah di tayang di www.opini.id)

Gerakan Akar Rumput PKB dan Nasdem
A A A

Waktu pelaksanaan Pemilu 2024 masih panjang. Namun, berbagai upaya mesti dilakukan, termasuk memikat hati para masyarakat desa.

PERSAINGAN politik pada agenda Pemilihan Umum 2024 yang akan datang  sudah mulai terasa. Berbagai pihak mulai menyiapkan strategi, melakukan gerakan-gerakan dan manuver politik, tidak terkecuali partai politik.

Partai politik melalui para pimpinan dan petingginya  berperan penting dalam meracik ramuan yang ampuh dalam rangka meraup keuntungan bagi partai politiknya. Hal ini didukung oleh para kader, anggota, dan simpatisan partai politik di daerah, bahkan sampai lingkungan terkecil yaitu kelurahan atau desa. 

Sekedar info, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) terdapat 83.931 wilayah administrasi setingkat desa di Indonesia pada 2018.

Angka tersebut membuktikan bahwa jumlah wilayah desa di Indonesia sangat besar. Dengan wilayah yang besar dan luas tersebut, jumlah masyarakat yang tinggal di desa pun sangat banyak. Hal tersebut diharapkan dapat mendatangkan keuntungan tersendiri bagi partai politik dalam agenda Pemilu. 

Berbagai upaya dilakukan oleh partai-partai politik dalam rangka meraup suara yang besar dari masyarakat di desa. Partai politik yang dapat dikatakan akhir-akhir ini cukup aktif memperhatikan masyarakat desa adalah Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). 

Nasdem bergegas membentuk struktur kepengurusan partai hingga tingkat desa atau kelurahan.

Dalam catatan partai, ada 8.490 kelurahan dan 74.957 desa yang menjadi sasaran NasDem. Melalui Garda Pemuda yang terdapat di tingkat kelurahan dan desa, Nasdem terus melakukan berbagai upaya-upaya pendekatan, contohnya dengan melakukan pemeliharaan lingkungan, penanaman pohon dan berbagai upaya lain. Bagi Nasdem, Garda Pemuda merupakan ujung tombak restorasi dan melakukan gerakan perubahan. 

Berbagai upaya tersebut dilakukan berkaitan langsung dengan target partai, yaitu menjadi pemenang di Pemilu 2024. Target partai tersebut disampaikan oleh  Ketua Bidang Media dan Komunikasi Publik​​​​ DPP Partai NasDem Charles Meikyansah, yang menyebut

"NasDem menargetkan tidak lagi tiga besar tetapi insyaallah dengan pergerakan dan masivitas dari tingkat DPP hingga ke ranting yang disebut DPD kita targetkan partai NasDem berada pada posisi nomor satu".

Bahkan rencananya, Nasdem juga akan menggelar konvensi Calon Presiden 2024. 

Selain Nasdem, partai politik lain yang giat melakukan gerakan-gerakan politik akar rumput yaitu PKB. PKB melalui badan otonomnya yaitu Gerakan Kebangkitan Petani dan Nelayan Indonesia (Gerbang Tani), giat melakukan berbagai kegiatan serta pendekatan kepada para petani dan nelayan di pedesaan.

Gerbang Tani mendukung penuh target partai dengan mengamankan suara dan mendongkrak elektabilitas partai di tingkat pedesaan. Berbagai upaya akar rumput tersebut rupanya selaras dengan target partai, yaitu tembus tiga besar pada Pemilu 2024.

Melalui sang Ketua Umum yaitu Muhaimin Iskandar atau yang kerap disapa Cak Imin, yakin bahwa partainya akan menembus tiga besar perolehan suara pada Pemilu 2024.

Keyakinan itu disampaikan saat membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW PKB seluruh Indonesia yang digelar Sabtu 9 Januari 2021.

Target tersebut bukan tanpa alasan, PKB di bawah komando Cak Imin PKB mengalami peningkatan yang dapat dikatakan luar biasa. Perolehan suara partai berhasil naik dari Pemilu 2009 yang finish di peringkat ketujuh dengan 4,94 persen suara nasional, kemudian naik di Pemilu 2014 dengan 9,04 persen.

Bahkan, Cak Imin sendiri termasuk dari sekian daftar kandidat calon presiden (capres) potensial untuk bertarung pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 berdasarkan polling online terbaru yang dilakukan SINDOnews.

Dengan waktu yang masih cukup panjang ini, berbagai kemungkinan masih akan terjadi, manuver-manuver politik pun tidak dapat terprediksi. Berbagai pihak seperti politisi dan partai politik hanya dapat berupaya melakukan berbagai hal untuk mendapat simpati masyarakat sehingga nantinya masyarakat akan mencoblos kader partainya.[]

Sumber:opini.id

Komentar

  Loading...