Gelar Doa Bersama, Ormas Islam di Aceh Minta Pemerintah Pusat Bebaskan HRS

Gelar Doa Bersama, Ormas Islam di Aceh Minta Pemerintah Pusat Bebaskan HRSacehnews.id
Ormas islam di Aceh gelar doa bersama di Masjid Raya Banda Aceh, Minta Pemerintah Pusat Bebaskan Rizieq Syihab
A A A

Banda Aceh, acehnews.id -- Ratusan masyarakat dari berbagai ormas Islam di Banda Aceh dan Aceh Besar berkumpul di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, untuk mengikuti acara 'Doa Bersama Untuk Agama dan Negeri' yang diselenggarakan oleh beberapa organisasi Islam, seperti Gabungan Aliansi Ormas Islam Se - Aceh, dayah dan pesantren, majelis pengajian, GNPF Ulama, PA 212, Kamis 31 Desember 2020.

Berdasarkan amatan Acehnews di lokasi, penerapan protokol kesehatan menjadi menjadi atensi khusus dari penyelenggara kegiatan. Seruan penggunaan masker dan jaga jarak terus disosialisasikan kepada setiap masyarakat yang datang.

Selain himbauan untuk mematuhi Prokes, tim kesehatan dari unsur RS Kesdam dan Urkes Polresta Banda Aceh terlihat sigap melakukan rapid test kepada setiap masyarakat yang hendak berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Sekitar pukul 10.45 WIB kegiatan doa bersama dimulai. Seluruh masyarakat yang telah berkumpul sebelumnya memasuki mesjid. Lantunan ayat suci dan zikir bergema di seantero mesjid kebanggaan masyarakat Aceh itu.

Sebelum acara berakhir, Presiden UIN Ar-Raniry Reza Hendra Putra di daulat oleh panitia untuk membacakan pernyataan sikap. Berikut pernyataan sikap dari sejumlah ormas Islam yang mengatasnamakan diri Aliansi Rakyat Aceh:

1. Meminta dengan tegas penegakan supremasi hukum bagi seluruh rakyat Indonesia.

2. Meminta dan mendesak kepada pemerintah pusat untuk segera membebaskan para ulama dan cucu Rasulullah Habib Muhammad Riziq Syihab tanpa syarat.

3. Meminta kepada Presiden Republik Indonesia membentuk tim pencari fakta independen untuk mengusut tuntas terbunuhnya enam syuhada fisabilillah.

4. Kami rakyat dan umat Islam Aceh mengingatkan kepada pemerintah pusat bila poin-poin tersebut tidak diindahkan dikhawatirkan terpecahnya persatuan dan kesatuan NKRI.

5. Meminta kepada seluruh masyarakat Indonesia agar mendoakan para ulama, habib dan keselamatan bangsa.[]

Komentar

  Loading...