Gaji Aparatur Gampong di Pidie Tahun 2021 Bakal Berkurang?

Gaji Aparatur Gampong di Pidie Tahun 2021 Bakal Berkurang?
Ilustrasi
A A A

Pidie, acehnews.id -- Penghasilan tetap (Siltap) atau gaji aparatur gampong di Kabupaten Pidie tahun 2021 ditengarai bakal turun dibandingkan tahun lalu.

Meski Peraturan Bupati (Perbup) Pidie tentang Siltap belum keluar, namun besaran gaji yang bakal diterima oleh aparatur gampong telah beredar luas di media sosial.

Berdasarkan draf siltap yang diperoleh acehnews.id dari Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Pidie, besaran gaji yang bakal diterima aparatur gampong di tahun 2021 jumlahnya ada berkurang secara signifikan dan ada juga yang sedikit bertambah dibandingkan tahun lalu seperti yang tertuang dalam Perbup Pidie, Nomor 13 tahun 2020.

Untuk penghasilan keuchik pada tahun 2021 masih sama dengan tahun lalu yaitu Rp 2.426.640 per bulan.

Sekretaris Gampong tahun ini hanya mendapatkan gaji Rp 1.800.000, lebih rendah dibandingkan tahun lalu yaitu Rp. 2.224.420.

Untuk Kaur Gampong tahun lalu mendapat gaji Rp. 2.022.200 kini turun secara signifikan dan hanya mendapat Rp 1.000.000.

Imum Meunasah tahun lalu hanya mendapat gaji Rp 400.000 kini naik menjadi Rp 700.000.

Untuk Bilal Meunasah tahun lalu hanya mendapat Rp 250.000, kini naik menjadi Rp 300.000.

Sedangkan untuk Bendahara Gampong tahun lalu mendapat gaji Rp 2.022.200, kini juga turun drastis dan hanya mendapat Rp 1000.000.

Sementara yang masih sama dengan tahun lalu adalah gaji Ulee Jurong yaitu Rp 500.000, Ketua Tuha Peut Rp 400.000 dan Anggota Tuha Peut Rp 250.000.

Jika merujuk Peraturan Pemerintah (PP) No. 11 Tahun 2019, maka gaji yang diberikan kepada seorang Kepala Desa atau keuchik paling sedikit Rp 2,4 juta, setara dengan 120 persen dari gaji pokok Pegawai Negeri Sipil (PNS) golongan II/a.

Sementara gaji yang didapatkan oleh seorang Sekretaris Desa Rp 2,2 juta atau setara dengan 110 persen dari gaji PNS golongan II/a. Sedangkan untuk perangkat desa lainnya Rp 2 juta atau setara dengan 100 persen gaji PNS golongan II/a.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten (BPKK) Pidie, Mustafa, Kamis 4 Februari 2021 mengatakan, sejauh ini belum diketahui soal pemotongan Siltap Aparatur Gampong, sebelum dokumen APBK selesai diverifikasi Pemerintah Aceh.

"Soal Siltap aparatur gampong, TAPK (Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten) yang diketuai Sekda yang bisa menjawabnya," ujarnya.

Menurut dia, pada tahun 2020, Siltap Perangkat Desa plot anggarannya jelas dalam daftar DAU (dana alokasi umum), namun tahun 2021, dana perimbangan DAU disatukan.

"Karena DAU Pidie tahun 2021 berkurang maka semua belanja atau pembiayaan bersumber dari DAU terpaksa disesuaikan, bisa jadi termasuk Siltap Perangkat Gampong," kata Mustafa.[]

Komentar

  Loading...