Ekonomi Indonesia Resesi, Daerah Mana yang Paling Minus?

Ekonomi Indonesia Resesi, Daerah Mana yang Paling Minus?
Ekonomi (Shutterstock)
A A A

Jakarta, acehnews.id -- Badan Pusat Statistik (BPS) telah merilis angka Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Triwulan III-2020. Adapun, perekonomian Indonesia berdasarkan besaran Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku triwulan III-2020 mencapai Rp3.894,7 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp2.720,6 triliun.

Artinya, ekonomi Indonesia triwulan III-2020 terhadap triwulan III-2019 mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 3,49% (y-on-y). Sehingga secara kumulatif, Ekonomi Indonesia sampai dengan triwulan III-2020 mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 2,03% (c-to-c).

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan struktur ekonomi Indonesia secara spasial pada triwulan III-2020 didominasi oleh kelompok provinsi di Pulau Jawa sebesar 58,88%, dengan kinerja ekonomi yang mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 4,00% (y-on-y).

"Kelompok provinsi di Pulau Bali dan Nusa Tenggara mengalami kontraksi pertumbuhan terdalam sebesar 6,80%," kata Suhariyanto dalam video virtual, Kamis (5/11/2020).

Sementara itu, kelompok provinsi lainnya yang mengalami kontraksi pertumbuhan antara lain Pulau Kalimantan sebesar 4,23%, Pulau Sumatera sebesar 2,22%, Pulau Maluku dan Papua sebesar 1,83%, serta Pulau Sulawesi sebesar 0,82%.

Namun jika dibandingkan terhadap triwulan sebelumnya, Ekonomi Indonesia triwulan III-2020 meningkat sebesar 5,05% (q-to-q).[]

Sumber:Okezone

Komentar

  Loading...