Dianggap Penting, BKAD Bireuen Latih Penanganan Covid-19 untuk Gampong

Dianggap Penting, BKAD Bireuen Latih Penanganan Covid-19 untuk Gampong
A A A

Bireuen, acehnews.id -- Pelatihan Edukasi Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Covid-19 tingkat gampong dalam Kabupaten Bireuen sesuai dengan kebutuhan ketika masa pandemi Covid-19 saat ini, apalagi mengingat lonjakan kasus ketika Bulan Ramadhan dan setelah Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah .

Hal itu dikatakan Ketua Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, Sabri ketika membuka acara Pelatihan Edukasi Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 tingkat gampong, di Kampus Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen, Rabu 26 Mei 2021.

"Kegiatan pelatihan edukasi untuk Satgas pencegahan covid-19 Gampong sangat penting di tengah situasi pandemi yang belum berakhir," kata Sabri.

Pelatihan yang berlangsung mulai 26 Mei sampai dengan 13 Juni 2021 kata Sabri, untuk memberikan pengetahuan kepada Satgas covid-19 tingkat gampong itu seperti pencegahan untuk memutuskan mata rantai penularan wabah yang pertama kali muncul di Wuhan, Cina.

Di samping itu Satgas juga perlu dibekali tentang tata penanganan terhadap warga yang terkonfirmasi positif dan melakikan isolasi mandiri di wilayah Gampong mereka, kemudian pemakaian alat pelindung diri, serta tata cara penanganan pemulasaran jenazah korban Covid-19.

"Karena sejak dibentuk tahun 2020, Satgas ini tidak dibekali dengan pengetahuan terkait penanganan covid sesuai ketentuan Pemerintah," ujarnya.

Satgas Covid-19 tingkat Gampong, menurut Sabri yang juga Keuchik Gampong Leubu Cot, Kecamatan Makmur ini, menjadi ujung tombak dalam pencegahan dan penanganan virus Corona.

"Dan menjadi perpanjangan tangan dari Satgas kabupaten. Apalagi ada instruksi Mendagri untuk mengoptimalkan kembali Posko Penanganan Covid-19 di desa," sebutnya.

Menyangkut dengan anggaran kegiatan pelatihan edukasi Satgas, kata Sabri, sudah tersedia pos anggaran khusus dan tidak menggangu program kegiatan lain yang dibiayai dengan Dana Desa, yaitu alokasi 8 persen untuk penanganan Covid-19 sebagaimana arahan dari pemerintah pusat.

Kegiatan pelatihan edukasi tersebut dihadiri Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Aceh, Saifullah Abdulgani sekaligus menjadi pemateri.

Adapun narasumber yang dihadirkan dalam kegiatan kerjasama antara BKAD se-Kabupaten Bireuen dengan lembaga Tehnologi Informasi Gampong (TIGA), yaitu tim dari Satgas Covid-19 Provinsi Aceh dan Kabupaten Bireuen.[]

Komentar

  Loading...