BUMG Cot Kumbang Sukses Kembangkan Ayam Petelur

BUMG

BUMG Cot Kumbang Sukses Kembangkan Ayam Peteluracehnews.id|Zulkifli
A A A

Jika dikalkulasikan satu bulan, BUMG ini berhasil memproduksi sebanyak 4.500 butir telur dengan nilai jual mencapai Rp.56.250.000.

Suka Makmue, acehnews.id -- Pemerintahan Gampong Cot Kumbang Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya, sukses mengembangkan usaha perternakan ayam petelur melalui Badan Usaha Milik Gampong (BUMG).

Minggu 20 September 2020, acehnews.id berkesempatan berkunjung ke usaha pertenakan ayam petelur milik BUMG Gampong Cot Kumbang di daerah Keude Renteh.

Beberapa lelaki tampak sibuk memberi pakan ayam, dan lelaki lainnya sibuk memungut butiran telur.

Usaha ayam pertelur ini telah dimulai sejak tahun 2018 dengan modal usahanya dari dana desa yang mencapai ratusan juta rupiah. Dengan dana yang terbilang terbatas BUMG ini membangun kandang dan memasok sebanyak 1.700 ekor ayam petelur jenis ras.

Keuchik Gampong Cot Kumbang Salmidi Saleh kepada acehnews.id mengatakan, usaha ayam petelur milik gampong tersebut kini sudah menampakkan hasilnya. Menurutnya, usaha tersebut sudah mampu memproduksi sedikitnya 1.500 butir telur per hari.

"Alhamdulillah usaha milik BUMG sudah ada manfaat bagi warganya, dan menambah pendapatan asli gampong," katanya.

Untuk nilai jual telur, Salmidi menjelaskan, satu butir telur dijual 1.250 rupiah untuk masyarakat dan langganannya. sehingga untuk satu hari BUMG Cot Kumbang mampu mengumpulkan pundi rupiah sebesar Rp.1.875.000,-.

Jika dikalkulasikan satu bulan, BUMG ini berhasil memproduksi sebanyak 4.500 butir telur dengan nilai jual mencapai Rp.56.250.000.

"Ini merupakan hasil kerja keras aparatur pemerintahan Gampong dalam mengembangkan usaha pertenakan ayam petelur selama dua tahun," ujarnya.

Salmidi menjelaskan, saat ini BUMG Cot Kumbang hanya memasarkan hasil panen di dua Kecamatan saja, yakni Kecamatan Seunagan dan Seunagan Timur. BUMG ini menerapkan sistem bagi hasil.

Untuk pakan ternak setiap haris menghabiskan 3 sak seberar 50 kilogram, dengan harga Rp.340.000 per sak.

"BUMG memperoleh keuntungan per bulan antara 4 juta sampai 5 juta rupiah," tutur Salmidi

Untuk ke depan, ia berkeinginan untuk melanjutkan usaha ayam petelur tersebut, tentunya setelah musyawarah dengan warga setempat.[]

Komentar

  Loading...