Pertamina Resmi Serahkan Blok B, PT PEMA Segera Produksi Migas

Pertamina Resmi Serahkan Blok B, PT PEMA Segera Produksi Migas
PT Pertamina Hulu Energi (PHE) NSB B, resmi menyerahkan pengelolaan Blok B kepada PT PT Pema Global Energi (PGE)  pada Senin 17 Mei 2021, pukul 23.59 WIB malam, di Point A Main Office di Desa Sumbok Rayeuk, Kecamatan Nibong, Kabupaten Aceh Utara.
A A A

Wilayah kerja atau blok B tersebut terdiri dari tiga lapangan gas di darat yang aktif berproduksi, yaitu lapangan Arun dengan 44 sumur aktif, Lapangan South Lhoksukon A dengan dua sumur aktif, dan Lapangan South Lhoksukon D dengan delapan sumur aktif.

Banda Aceh, acehnews.id  - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) NSB B, resmi menyerahkan pengelolaan Blok B kepada PT PT Pema Global Energi (PGE)  pada Senin 17 Mei 2021, pukul 23.59 WIB malam.

Seremoni serah terima tersebut, digelar di Point A Main Office di Desa Sumbok Rayeuk, Kecamatan Nibong, Kabupaten Aceh Utara. Kini wilayah kerja B itu, seratus persen dikelola PT Pema Global Energi.

Lilayah kerja atau blok B tersebut terdiri dari tiga lapangan gas di darat yang aktif berproduksi, yaitu lapangan Arun dengan 44 sumur aktif, Lapangan South Lhoksukon A dengan dua sumur aktif, dan Lapangan South Lhoksukon D dengan delapan sumur aktif.

Serah terima tersebut dilakukan berdasarkan Surat No. SRT-0104/BPMA0000/2021/B0 dari Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) kepada Direktur Utama PHE NSB tanggal 1 Mei 2021 yang juga menyampaikan Surat Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 76.K/HK.02/MEM.M/2021 tentang Persetujuan Pengelolaan dan Penetapan Bentuk dan Ketentuan-Ketentuan Pokok Kontrak Kerja Sama pada Wilayah Kerja B tertanggal 26 April 2021.

Direktur Pengembangan dan Produksi PHE, Taufik Aditiyawarman mengatakan, pihaknya telah membentuk tim, agar proses peralihan pengelolaan itu bisa berjalan dengan lancar. 

"Pada masa transisi PHE sudah menyiapkan Tim Transisi yang bertugas  untuk memastikan kelacaran  operasi produksi, terutama kegiatan sub surface, operasi produksi, project and facility engginnering, operasi K3LL, aspek sumber daya manusia, financial, Komersial dan IT serta kegiataan lainya tidak berhenti," kata Taufik Aditiyawarman pada Selasa 18 Mei 2021.

Selain itu, Taufik Aditiyawarman juga memastikan sumber daya manusia, finansial, komersial, asset and supply chain management serta Information and Communication Technology (ICT) serta kegiataan lainya tidak berhenti.

“Sehingga sejak 18 Mei 2021 pukul 00.00 PGE dapat langsung mengambil alih pengelolaan Blok B dan melanjutkan pengoperasiannya untuk memproduksi migas,” ujarnya lagi.

Sementara itu, Direktur PGE Teuku Muda Ariaman mengucapkan terimakasih kepada Menteri ESDM, karena telah diberikan kepercayaan untuk mengelola wilayah kerja B tersebut.

“PGE akan meneruskan pengelolaan WK B dengan sebaik-baiknya sehingga dapat mendukung pencapaian target produksi migas nasional,” tuturnya.

Kepala BPMA Teuku Mohamad Faisal menyebutkan bahwa pemerintah yakin kalau pengelolaan wilayah kerja B tersebut oleh PGE dan akan bisa berlangsung secara berkerlanjutan.

“Di samping itu, potensi pengembangan WK B cukup menjanjikan, yang diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi industri, Pemerintah Daerah serta masyarakat sekitar,” tuturnya.

Dalam seremonial penyerahan wilayah kerja B itu, dihadiri oleh Direktur Pengembangan dan Produksi PHE Taufik Aditiyawarman, Direktur Utama PT Pembangunan Aceh (PEMA) Zubir Sahim, Direktur PGE Teuku Muda Ariaman, Kepala BPMA Teuku Mohamad Faisal, dan Kepala Dinas ESDM Aceh Mahdinur.[]

Komentar

  Loading...