Bangun Ekonomi Kerakyatan, DPRA Serius Godok Raqan Pembangunan Industri Aceh

Bangun Ekonomi Kerakyatan, DPRA Serius Godok Raqan Pembangunan Industri AcehFoto: Istimewa
Suasana Kegiatan RDPU Raqan Rencana Pembangunan Industri Aceh Tahun 2020-2040 di ruang loby utama DPR Aceh, Jumat, (11/12/2020).
A A A

Banda Aceh, acehnews.id -- DPR Aceh saat ini sedang menggodok Raqan Pembangunan Industri yang akan mengatur tentang dunia usaha industri di Aceh.

Kepada acehnews.id, Ketua Pansus Raqan tersebut Sulaiman menjelaskan Raqan Pembangunan Industri Aceh merupakan turunan dari UU Industri nasional yang harus dijawab dalam bentuk Qanun Aceh.

"Nanti ada sebuah kawasan atau cluster yang akan memetakan tentang produk unggulan yang ada di sebuah daerah. Misalnya di Aceh Besar, produk unggulannya apa? Kemudian di daerah Pidie cocoknya industri apa? Jadi per wilayah itu nanti kita bagi cluster," jelas Sulaiman.BErencana

Seharusnya, tambah dia, Qanun ini sudah dibahas oleh dewan periode yang lalu. Namun karena periode yang lalu waktu yang tidak mencukupi, maka tahun ini dilanjutkan.

Lebih lanjut anggota komisi II DPRA ini menjelaskan sebagai wakil rakyat pihaknya berharap agar keberadaan Raqan Pembangunan Industri ini mampu mengangkat produk-produk unggulan sehingga nantinya mampu mendongkrak dan menggenjot ekonomi kerakyatan.

"Jadi bukan hanya melirik pada industri-industri besar, kalau hanya untuk itu ngapain ada kita. Makanya kemarin kita menerima banyak masukan, misalnya belum adanya industri pariwisata," imbuh dia.

Saat disinggung mengenai nilai kekhususan dan keisimewan Aceh yang dikandung dalam Raqan tersebut, dia menegaskan selama ada aturan yang telah diatur pada UUPA, maka tetap merujuk pada UU kekhususan Aceh itu.

"Kita berharap nantinya ada turunan lagi, misalnya Pergub Aceh. Kita sudah sampaikan kepada Pemerintah Aceh, kita sudah wanti-wanti mereka agar seluruh perizinan dan turunannya, itu tetap dan harus merujuk UU kekhususan yang kita miliki. Kita punya hak sendiri dan tidak boleh diganggu gugat," tegas politisi Partai Aceh ini.

Pihaknya menargetkan akan merampungkan Raqan Industri ini pada akhir bulan Desember tahun 2020 ini.

"Saya berharap tahun 2021 qanun ini sudah dimulai penerapannya. Rencananya minggu depan ini kita akan membawa persoalan ini ke Kemendag," terang dia.[]

Falevi Kirani Idul Fitri
Iklan BPD Idul Fitri
ESDM Idul Fitri

Komentar

  Loading...