Asril: Saya Tidak Tahu Ditunjuk Sebagai Bendahara Kota Juang

Gaji PNS Belum Dibayar

Asril: Saya Tidak Tahu Ditunjuk Sebagai Bendahara Kota Juangacehnews.id|Safri
Bendahara kantor Camat Kota Juang Asril
A A A

Bireuen, acehnews.id -- Polemik belum dibayar gaji PNS di kantor Camat Kota Juang, Kabupaten Bireuen mulai menemui titik terang.

Bendahara kantor Camat Kota Juang
Asril mengatakan, penunjukannya sebagai bendahara di luar diketahui dirinya.

"SK pun saya tidak tau, tidak pernah saya lihat. Tiba-tiba bendahara lama membawakan daftar gaji kepada saya disuruh teken, mana mau saya, sedangkan saya bukan bendahara," ungkap Asril kepada acehnews.id, Senin 8 Februari 2021

Komunikasi yang buruk antara atasan dengan bawahan ditengarai menjadi persoalan yang melatar belakangi terhambat pembayaran gaji.

Dikatakan Asril, dia terkejut ketika mengetahui dirinya sebagai bendahara ketika membaca amprahan gaji bulan Februari 2021 yang dibawa oleh bendahara lama kepada dirinya.

"Menyangkut Bendahara Kota Juang, saya tidak dikonfirmasi apa-apa oleh bapak Camat. Tiba-tiba waktu saya lihat sudah jadi bendahara," imbuhnya.

Sampai saat ini SK yang menetapkan dirinya tidak pernah dilihat, umumnya pegawai di kantor Camat Kota Juang pun mengetahui persoalan tersebut.

"SK tidak ada di tangan saya, sampai saat ini saya tidak melihat SK. Pegawai lain pun tahu kejadian seperti saya urai ini," ujarnya.

Adapun SK penetapan Bendahara ditandatangani secara kolektif oleh Bupati Bireuen.

"Kata bendahara lama, bahwa saya bendahara, ini lihat nama kamu di bendahara, terkejutlah saya, nah di situlah baru saya tahu bahwa saya bendahara ketika disuruh teken amprahan daftar gaji. Katanya SK udah keluar bulan Januari, secara kolektif," kata Asril.

Asril yangbbertugas sebagai petugas untuk PBB (pajak bumi dan bangunan) sejak 2008 sampai sekarang, merasa aneh ketika Camat Kota Juang Jalaluddin menyalahkannya karena tidak mau menandatangani amprahan gaji.

Informasi yang diperoleh media ini menyebutkan pada saat itu Camat Kota Juang dipanggil oleh Sekdakab Bireuen, Ir Zulkifli Sp, namun yang berangkat menjumpai adalah Kasie Pemerintahan, Zulfikar.

Belarut-larut persoalan gaji yang mengambang tidak ada kejelasan, Asril mengaku tidak pernah dipanggil oleh Camat selaku atasannya untuk mencarikan solusi.

"Tidak pernah dipangil saya, cuma saya masuk menjumpai beliau sebagai atasan, saya pun sudah menyerahkan surat pengunduran diri kepada pak camat," lanjutnya.

Dia menceritakan pada beberapa hari lalu sudah menjumpai pak camat, menyampaikan alasan dirinya mengundurkan diri dari jabatan bendahara. "Saya minta maaf, karena penunjukan saya secara tiba-tiba, secara keilmuan sebagai bendahara saya tidak ada, makanya saya tidak siap," pungkasnya.[]

Komentar

  Loading...