Ada Apa Nih? China Sebut-sebut Senjata Nuklir Asia Tenggara

Ada Apa Nih? China Sebut-sebut Senjata Nuklir Asia Tenggara
Foto: Ilustrasi (AP Photo)
A A A

Jakarta, acehnews.id -- China mengindikasikan siap untuk bekerja dengan Asia Tenggara menciptakan zona bebas senjata nuklir. Langkah ini datang ketika China dan Amerika Serikat (AS) berselisih di banyak hal,  termasuk klaim atas Laut China Selatan (LCS), yang membuat Beijing tegang dengan ASEAN.

Dilansir dari South China Morning Post (SCMP), pada hari Rabu 16 Desember 2020, Direktur Departemen Pengawasan Senjata Kementerian Luar Negeri China Fu Cong, mengatakan Beijing siap untuk mendukung protokol tersebut. Di bawah protokol itu negara-negara peserta diwajibkan untuk tidak mengembangkan, memproduksi, memperoleh hingga memiliki kendali atas senjata nuklir di zona tersebut.

"China siap menjadi yang pertama menandatangani Protokol Perjanjian Zona Bebas Senjata Nuklir Asia Tenggara," kata Fu dalam cuitannya, dikuyip Kamis 17 Desember 2020.

Menurut beberapa analis langkah itu mungkin merupakan pengalihan China dari klaim teritorial soal LCS. Zhao Tong, seorang pengamat program kebijakan nuklir di Pusat Kebijakan Global Carnegie-Tsinghua di Beijing mengatakan bahwa bergabung dengan perjanjian itu akan menjadi langkah simbolis yang mencitrakan China sebagai mitra yang aman. 

"China tampaknya dengan sengaja merangkul ambiguitas dalam banyak hal perjanjian, yang hampir tidak akan mengubah kebijakan nuklir China dan tidak ada hubungannya dengan bagaimana negara itu mendefinisikan perbatasan," kata Zhao.

Sementara itu Collin Koh, seorang peneliti di program keamanan maritim di Nanyang Technological University di Singapura mengatakan bahwa meskipun Beijing mungkin ingin dilihat sebagai mitra utama ASEAN, ini tak akan 100% menyelesaikan masalah. Defisit kepercayaan mash ada.

"Dengan atau tanpa menyetujui perjanjian itu, defisit kepercayaan strategis yang mendasarinya tetap ada dan faktor ini tidak dapat dengan mudah diperbaiki hanya dengan Beijing menyetujui perjanjian ini," kata Koh.

Sebelumnya, ASEAN menandatangani Perjanjian Zona Bebas Senjata Nuklir Asia Tenggara 25 tahun lalu. Ini guna menjamin kawasan yang bebas dari senjata nuklir dan untuk meningkatkan netralitasnya di dunia.[]

Sumber:CNBC

Komentar

  Loading...