7 WNA China yang di Tolak Warga Nagan Raya, Diberangkatkan ke Jakarta

7 WNA China yang di Tolak Warga Nagan Raya, Diberangkatkan ke Jakarta
A A A

Banda Aceh, acehnews.id --- Kepala divisi imigrasi Kantor Wilayah Kumham Aceh, Herdaus menegaskan ke 7 WNA China yang di tolak warga di Nagan Raya saat ini sudah di Bandar SIM untuk menunggu keberangkatan ke Jakarta.

“Mereka itu WNA pemegang identitas (Itas) dan melintas jalur domestik, dari Jakarta transit Medan lalu landing di Banda Aceh. Kemarin sore lanjut ke Nagan. Karena ada penolakan dari masyarakat mereka didorong kembali malam itu juga, dan saat ini mereka sudah di bandara untuk menunggu penerbangan ke Jakartam” tegasnya pada Rabu 1 April 2020 kepada acehtoday.con.

Selain itu Herdaus juga mengkofirmasi, keputusan pemerintah yang telah melarang WNA masuk ke Indonesia yang datang dari Luar Negeri dengan jalur penerbangan internasional. Namun menurutnya 7 WNA China tersebut bukan dating langsung dari Negeri China.

“Mereka bukan passenger yang datang dari Luar Negeri. Mereka melakukan perjalanan domestic. Mereka juga mempunyai izin tinggal terbatas dan masih berlaku.” Tegas Herdaus.

Ia menegaskan, sejak 19 Maret 2020 lalu, maskapai air Asia yang melayani  penerbangan internasional KL-SIM juga telah di hentikan. Sehingga seharusnya tidak ada lagi perlintasan keluar masuk jalur bandara Internasional.

Pun begitu, Ia menampik untuk menyalahkan pihak pengelola Bandara SIM terkait kasus tersebut.

“Kalau terkait hal itu, bisa di check langsung ke otoritas bandara,” katanya.

Kronologi 7 WNA China di Tolak Warga

Tim Intel imigrasi klas II Meulaboh telah memantau bersama unsur-unsur terkait yg tergabung dalam forum timpora kantor imigrasi Meulaboh. Bahwa kedatangan mereka adalah penerbangan domestik dari Jakarta transit Medan sampai ke Banda Aceh,  dengan menggunakan maskapai Lion Air.

Dari pemeriksaan lapangan yang dilaksanakan pada malam itu dalam bentang waktu antara pukul 20.00 s/d tengah malam sekitar pukul 24.00 tim gabungan telah memeriksa ke 7 WNA China.

Dari sisi tehnis keimigrasian ke 7 WNA China telah mengantongi izin yang sesuai dengan maksud kedatangan nya yakni izin kerja (pemegang Itas).

Hasil pemeriksaan yg dilakukan oleh tim kesehatan dari dinas kesehatan setempat terhadap ke 7 WNA tsb dinyatakan aman.

Karena kewaspadaan masyarakat setempat yang memblokade jalur masuk di wilayah/Gampong untuk menuju site tempat ke 7 WNA akan beraktifitas, maka mereka tidak diperkenankan utk masuk sehingga ke 7 WNA China tsb di dorong kembali ke Banda Aceh.

Untuk selanjut nya jam 10 pagi Rabu tgl 1 April 2020 akan diterbangkan kembali menuju Jakarta via Medan.[]

Komentar

  Loading...